Sastrawan Armijn Pane

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Armijn Pane adalah adik Sanusi Pane. Dia adalah sastrawan Indonesia dari Angkatan Pujangga Baru. Dia lahir di Muara Sipongi, Sumatera Utara, pada 18 Agustus 1908 dan meninggal di Jakarta pada 16 Februari 1970.

Dia menempuh pendidikan di HIS dan ELS Tanjung Balai, Sibolga dan Bukittinggi, STOVIA Jakarta, NIAS Surabaya dan AMS-A Solo.

Armijn Pane pernah aktif dalam bidang pers dengan menerbitkan majalah. Salah satunya adalah Majalah Pujangga Baru. Dia juga pernah menjadi wartawan di Surabaya. Dan juga sempat menjadi guru Taman Siswa di Kediri, Malang dan Jakarta.

Pada 1933-1938 Armijn Pane menjadi sekretaris dan redaktur Pujangga Baru. Pada 1936 sebagai redaktur Balai Pustaka. Tahun 1942-1945 menjadi Ketua Bagian Kesusatraan Pusat Kebudayaan. Tahun 1950-1955 sebagai sekretaris BKMN dan 1948-1955 sebagai redaktur Majalah Indonesia.

Novel karya Armijn Pane
Koleksi Khairil Miswar

Salah satu novelnya yang terkenal adalah “Belenggu” (1940). Novel itu banyak mengundang perdebatan di kalangan pengamat dan penelaah sastra Indonesia. Karya lainnya yang dihasilkan Armijn Pane di antaranya: Jiwa Berjiwa (kumpulan sajak, 1939), Kisah Antara Manusia (kumpulan cerpen, 1953) dan Gamelan Jiwa (kumpulan cerpen, 1960). Selain itu dia juga menerjemahkan beberapa buku dan novel dari bahasa asing.

Karena aktivitasnya dalam bidang sastra dan seni, Armijn Pane menerima hadiah tahunan dari Pemerintah Indonesia.

Sumber: Ensiklopedi Sastra Indonesia (Penerbit Titian Ilmu Bandung, 2007), hal. 83.

Diedit dan disesuaikan oleh Bagbudig.com.

Ilustrasi: Seputarteater

bagbudig
About bagbudig 400 Articles
Bagbudig.com adalah media diskusi antar penulis dan pemikir lintas golongan. Bagbudig.com menerima sumbangan tulisan berupa opini, ulasan buku atau catatan perjalanan. Silakan kirim ke email: bagbudig@gmail.com.