Tiba-Tiba “Ngustadz”

Cloud Hosting Indonesia
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sepatutnya kita bersyukur dan berbahagia atas tumbuh kembangnya geliat dakwah Islam di tengah kaum Muslimin. Ditandai dengan munculnya banyak kegiatan dakwah seperti tabligh akbar, penerbitan buletin dakwah, tersedianya layanan sosmed yang berkonten dakwah, maraknya chanel dakwah youtube, hingga program-program televisi baik talk show, kajian siraman rohani bahkan hingga sinetron juga ikut berdakwah. Ini semua mengindikasikan bahwa kesadaran kaum Muslimin dalam berislam mulai meningkat.

Keberlangsungan dakwah sangat diperlukan agar eksistensi dan pengaruh agama tetap ada di tengah-tengah kehidupan kaum Muslimin. Sebagaimana awal mula kemunculan Islam dan bertahan sampai hari ini tidak lain dan tidak bukan adalah hasil kerja dakwah.

Ibarat air sebagai sumber kehidupan, dakwah adalah sumber bagi keberlangsungan agama di tengah kaum Muslimin. Tak dapat dipungkiri keberadaan dakwah sangatlah diperlukan di tengah-tengah kehidupan kaum Muslimin.

Bisa dibayangkan jika dakwah hilang dari kehidupan kaum muslimin tentunya pengaruh agama dalam kehidupan umat akan hilang. Yang terjadi adalah kehidupan yang tidak beradab. Karenanya agar subtansi dan pesan dakwah tersampaikan dengan baik diperlukan juru dakwah atau da’i yang berlisensi yang diberikan oleh otoritas keagamaan.

Namun sangat disayangkan apa yang dipertontonkan di layar kaca. Acara-acara yang bertemakan dakwah diisi oleh ustadz-ustadz selebriti dadakan yang tingkat keilmuannya masih dipertanyakan hingga materi dakwahnya banyak menimbulkan kontroversi. Kemudian dalam penyampaian dakwahnya juga dengan gaya-gaya yang lebay dan alay hingga akhirnya menjadi bahan lawakan di acara komedian. Alih alih berdakwah malah menjadi bahan candaan. 

Disebabkan pengetahuan agama yang minimalis ustadz-ustadz dadakan ini seringkali isi ceramahnya menimbulkan kontroversi dan tak jarang mendapat bantahan dari ustadz-ustadz lain yang berilmu secara mendalam. 

Dakwah merupakan kebutuhan kaum Muslimin. Jika dakwah diemban oleh juru-juru dakwah yang berkualifikasi tinggi maka Islam akan semakin bersinar di tengah-tengah kaum Muslimin. Kaum Muslimin tentunya sangat mengharapakan acara-acara dakwah di layar kaca diiisi oleh ustadz yang sebenarnya bukan yang tiba-tiba “mengustadz.”

Editor: Khairil Miswar

Hosting Unlimited Indonesia
Fajri
About Fajri 15 Articles
Fajri adalah Kabid Pendidikan di Pesantren Imam Syafi'i Sibreh. Alumnus UNMUHA.